Kembalilah ke Tanah Air!


Kelicikan Obama Soal Irak
Agustus 30, 2008, 1:04 pm
Filed under: Politik

Senator Barack Obama, dalam pidato pertamanya setelah dipilih sebagai calon resmi dari Partai Demokrat, menyampaikan agendanya dengan mengkritik secara blak-blakan kebijakan Presiden AS, George Walker Bush dan Partai Republik. Obama dalam kritikannya menitikberatlkan kebijakan keliru pemerintah Bush soal Irak dan menyatakan akan mengakhiri perang di negeri ini. Di Konvensi Partai Demokrat yang digelar di Invesco Field Stadium, Denver, Colorado, Obama mengatakan, serangan militer atas Irak telah membuat AS lemah menghadapi terorisme. Seraya mempertanyakan kebijakan Partai Republik, Obama menandaskan, John McCain, kandidat presiden AS dari Partai Republik, ingin meneruskan periode kepresidenan ketiga Bush.

 

Dengan kian mendekatnya waktu pelaksanaan pemilu presiden AS, persaingan sengit yang disertai dengan gencarnya propaganda antarkedua kubu partai, semakin meruncing. Partai Demokrat yang selama delapan tahun terakhir tidak berkuasa di negeri Paman Sam, berambisi menarik simpati khalayak dengan mengkritik kebijakan Bush selama menjabat dua periode kepresidenan.

 

Meski krisis ekonomi beberapa bulan terakhir yang melanda AS dapat dijadikan sebagai peluang emas bagi Partai Demokrat untuk menghantam kebijakan ekonomi Bush, akan tetapi di kancah politik, masalah Irak menjadi pusat persaingan antarkedua kandidat. Sebelumnya, Partai Demokrat dalam pemilu sela Kongres dapat menyingkirkan Partai Republik dengan menjual isu Irak. Akan tetapi menyingkirkan Partai Republik di pemilihan presiden AS adalah terget utama Partai Demokrat. Untuk itu, para pejabat tinggi Partai Demokrat masih menilai isu perang Irak sebagai kunci kemenangan dalam pemilihan presiden mendatang AS. Mereka juga mengkritik kebijakan Partai Republik yang terus melanjutkan perang di Irak dan mengatakan, dampak perang di Irak tidak dapat ditebus dengan apapun baik dari sisi keuangan maupun politik. Bahkan, kebijakan itu dapat mencoreng citra negeri Paman Sam di kancah internasional.

 

Terkait hal ini, Obama menyatakan bahwa pihaknya bertanggungjawab mengakhiri perang di Irak. Bahkan, ia beberapa pekan lalu akan menarik pasukan AS dari Irak dalam waktu 16 bulan. Namun para pengamat berpendapat, slogan “Pengakhiran Perang Yang Bertanggung Jawab” yang digemborkan oleh Obama dapat dipahami dengan pengertian selain penarikan mundur segera dan penentuan jangka waktu bagi militer AS di Irak. Pengertian itu bisa dipahami bahwa  jika menang dalam pemilihan presiden AS, Partai Demokrat tetap akan menyisakan sejumlah tentara AS di Irak di bawah status strategi kebijakan jangka panjang AS di Timur Tengah. Sementara itu, Partai Republik berupaya menekan pemerintah Irak supaya Baghdad bersedia menandatangani perjanjian keamanan yang dirancang oleh Washington. Dengan cara ini pula, mereka dapat mengurangi tekanan dari Partai Demokrat soal penempatan tentara AS di Irak. Poin ini menunjukkan esensi garis besar kebijakan pemerintah Setan Besar bahwa kedua kubu tetap menerapkan kebijakan hegemoni atas negari Kisah Seribu Satu Malam. (Alireza Alatas)


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: