Kembalilah ke Tanah Air!


Penempatan Pasukan Arab di Gaza, Tipu Daya Zionis
Agustus 31, 2008, 1:03 pm
Filed under: Politik

Di saat bangsa Palestina menentang prakarsa penempatan pasukan Arab di Jalur Gaza, sejumlah negara Arab yang dekat dengan Rezim Zionis Israel, seperti Mesir malah menekankan prakarsa tersebut. Belum lama ini, sejumlah kelompok perjuangan Palestina seperti Hamas, Front Patriotik untuk Pembebasan Palestina, dan Jihad Islam, secara serempak menolak usulan penempatan pasukan Arab di Jalur Gaza. Menurut mereka, penempatan pasukan Arab di Jalur Gaza merupakan konspirasi barat demi menjaga kepentingan Rezim Zionis Israel di Palestina.

 

Bangsa Palestina meyakini bahwa orientasi negara-negara Arab sudah seharusnya mengacu pada langkah-langkah yang menekan Zionis Israel supaya mengakhiri aksi blokade terhadap Jalur Gaza dan mengakhiri brutalitas rezim ini di Palestina. Namun pada faktanya, prakarsa penempatan pasukan Arab di Jalur Gaza dalam kondisi saat ini, dapat dijadikan sebagai peluang bagi Zionis untuk disalahgunakan.

 

Pada tahun 2005, pasukan Israel terpaksa mengundurkan diri dari Gaza karena gagal menghadapi perjuangan bangsa Palestina yang dikenal dengan Intifadah. Bahkan, rezim ini sangat mengkhawatirkan fenomena politik independen yang terjadi di Gaza. Penarikan mundur pasukan Zionis Israel dari Gaza dan pembentukan pemerintahan independen bangsa Palestina yang dipimpin oleh Perdana Menteri pilihan rakyat Palestina, Ismail Haniyah, dapat memaksa rezim ini supaya menarik mundur dari kawasan-kawasan Palestina lainnya dan mendorong bangsa Palestina untuk membentuk negara independen yang beribukota di Baitul Maqdis.

 

Melihat fenomena tersebut, Rezim Zionis Israel dan para pendukungnya berupaya menggelontorkan berbagai gagasan dengan tujuan mencegah pembentukan negara independen oleh bangsa Palestina. Di antara gagasan yang dikemukakan Zionis Israel adalah penempatan pasukan internasional termasuk pasukan Arab di Gaza. Dengan cara ini, Zionis Israel dapat mempertahankan kawasan-kawasan pendudukannya dan mencegah upaya pembentukan negara independen oleh bangsa Palestina.

 

Selain itu, Rezim Zionis Israel sengaja mengusulkan penempatan pasukan Arab di Gaza untuk mencegah gerakan intifadah di Gaza. Hal ini dilakukan Israel setelah gagal menghadapi para pejuang Palestina. Kegagalan itu dapat dilihat dari berlanjutnya perlawanan bangsa Palestina terhadap arogansi Zionis Israel. Lebih dari itu, Rezim Zionis Israel berupaya menjadikan pasukan Arab yang ditempatkan di Gaza sebagai satuan yang berhadapan langsung dengan pejuang-pejuang Palestina.

 

Kesimpulannya, gagasan penempatan pasukan Arab di Gaza dapat dipastikan muncul dari negara-negara Barat dan Rezim Zionis Israel. Dalam rangka menghadapi konspirasi tersebut, kelompok-kelompok perlawanan Islam Palestina mengingatkan negara-negara Arab supaya tidak terjebak dalam tipu daya Barat dan Zionis Israel. (Alireza Alatas)

 

(Sumber: IRIB)


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: