Kembalilah ke Tanah Air!


Pujian Rahbar kepada Evo Morales
September 2, 2008, 12:26 pm
Filed under: Politik

 

Presiden Bolivia, Evo Morales, dalam lawatan dua harinya ke Iran, hari Senin bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatullah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei. Rahbar menilai kebangkitan bangsa Amerika Latin dan sikap mereka untuk merealisasikan hak mereka sebagai fenomena yang penuh berkah, yang dapat dipastikan membuat negara-negara adidaya geram.

 

Seraya menyinggung dukungan kembali mayoritas rakyat Bolivia atas Morales dalam referendum baru-baru ini, Rahbar kepada Presiden Bolivia mengatakan, “Semangat kerakyatan, perhatian terhadap kelompok tertindas dan miskin serta upaya anda untuk berkhidmat kepada rakyat, merupakan spirit mulia yang dapat membuahkan ketegaran bangsa.”

 

Dalam beberapa tahun terakhir ini, Amerika Latin dikejutkan dengan pergerakan pembebasan yang berbasis pada rakyat. Melalui gerakan tersebut, terbentuk pemerintah berkekuatan rakyat di negara-negara Amerika Latin, seperti Venezuela, Nikaragua, Ekuador, Chile, dan Bolivia. Bercokolnya AS di Amerika Latin dalam waktu yang relatif lama, membuat negara-negara di kawasan itu terbelakang dan miskin. Bahkan sumber alam negara-negara itu dikeruk oleh AS. Untuk melepas hegemoni AS yang berkepanjangan di Amerika Latin, tidak ada jalan lain kecuali kebangkitan rakyat yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir di kawasan ini.

 

Di tengah kondisi seperti ini, hubungan Iran dengan negara-negara Amerika Latin memasuki babak baru yang dalam beberapa tahun terakhir terus berkembang. Perluasan hubungan dengan negara-negara berkembang adalah di antara prioritas kebijakan luar negeri Iran. Republik Islam Iran tertarik menyumbangkan pengalamannya di bidang sains dan teknologi ke negara berkembang, seperti negara-negara Amerika Latin.

 

Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad dan Presiden Morales secara khusus membahas hubungan kedua negara dalam semua aspek. Ahmadinejad dalam konferensi pers bersama Morales mengatakan, bangsa Iran dan Bolivia tengah menuju ke arah jalan yang sama dan masa depan yang cerah. Kedua bangsa ini dalam kondisi apapun, selalu saling mendukung satu sama lain.

 

Dalam lima tahun mendatang, Iran berniat menanam investasi sebesar 1,1 milyar dolar AS di Bolivia. Investasi sebesar itu mencakup pengokohan hubungan ekonomi, pertanian serta pembangunan pabrik pengolahan susu dan stasiun radio dan televisi. Selain itu, Iran juga akan menanamkan modal di bidang hydrocarbon dan produksi energi listrik yang dibangkitkan dari air. Kerjasama di bidang minyak dan gas, pembangunan kilang minyak, eksplorasi cadangan minyak, pabrik bahan-bahan pertanian, serta pembangunan industri dan pertambangan adalah di antara topik-topik yang dibahas dalam perundingan antara Ahmadinejad dan Morales.

 

Mengingat hubungan Iran dan Bolivia dalam proses perancangan yang lebih luas, menyiapkan sarana pembentukan komisi bersama di bidang ekonomi dan kamar dagang, menggelar pameran perdagangan dan industri, serta memberikan kemudahan bea cukai, pengambilan visa dan penanaman investasi merupakan fasilitas-fasilitas penting untuk pengokohan hubungan antara Iran dan Bolivia, yang semuanya membutuhkan lobi intensif antarpejabat kedua negara. (Alireza Alatas)

 

(Sumber: IRIB)


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: