Kembalilah ke Tanah Air!


Infiltrasi Zionis Israel ke Irak
September 4, 2008, 1:09 pm
Filed under: Politik

Sumber-sumber pemberitaan melaporkan, Rezim Zionis Israel menaruh perhatian khusus pada kawasan utara Irak. Koran Al-Bayyinah al-Jadidah dalam laporannya menulis, warga Zionis yang berasal dari Irak ketika kembali ke negara mereka menaruh perhatian besar ke kawasan Kirkuk, Irak utara. Bahkan, warga Zionis bersedia membeli tanah di kawasan tersebut dengan harga lima kali lipat lebih mahal dari harga yang sebenarnya.

 

Sejak dimulainya pendudukan atas Irak, infilitrasi Zionis Israel di negara ini terus meningkat. Basis kekuatan Zionis Israel bermuara pada daerah utara Irak, khususnya Kurdistan. Berdasarkan laporan yang ada, 900 anasir Badan Intelijen Rezim Zionis Israel (Mossad) yang berlindung di balik perusahan-perusahaan fiktif berbondong-bondong masuk ke kawasan Irak, sejak invasi AS ke Irak pada tanggal 9 April 2003. Disebutkan pula, 400 orang dari anasir Mossad memilih bertempat tinggal di Kirkuk. Menurut sumber-sumber pemberitaaan, sebagian anasir tersebut adalah sekelompok warga Kurdi yang pada tahun 1996, Badan Intelijen AS (CIA) memindahkan mereka ke pulau Guam. Ratusan warga Zionis yang berbondong–bondong mendatangi Irak, beberapa kali, terbukti terlibat dalam aksi teror atas tokoh-tokoh politik, agama dan akademi Irak. Bahkan aksi-aksi kekerasan di Irak seringkali dinilai tidak pernah lepas dari peran warga Zionis di Irak yang mempunyai hubungan dekat dengan Mossad.

 

Memang, menyebarluaskan friksi antarsuku dan kelompok adalah di antara aktivitas Zionis Israel di Irak. Hingga kini, warga Zionis dengan membentuk regu teror, telah membantai 600 ilmuwan Irak. Dalam laporan Kementerian Luar Negeri AS yang dirilis beberapa pekan lalu, sejumlah pejabat AS dan Irak membantu regu-regu teror Rezim Zionis Israel di Irak. Berdasarkan data yang ada, terdapat seribu nama elit cendekiawan dalam daftar incaran regu teror Zionis Israel. Disebutkan pula, 350 ilmuwan nuklir dan 300 dosen Irak yang nama mereka tercantum dalam daftar incaran regu teror Zionis, tewas secara tidak wajar.

 

Pendudukan atas Irak telah memberikan peluang kepada Zionis Israel untuk mengoptimalkan aktivitasnya di Irak di bawah naungan militer AS. Zionis Israel juga berupaya memenuhi sebagian kebutuhan bahan bakarnya dari minyak Irak. Pengoperasian kembali jalur pipa Mosul-Haifa merupakan salah satu harapan Zionis Israel. Lebih dari itu, pencarian pasar untuk penjualan barang-barang Israel juga mendorong rezim ini menaruh porsi perhatian berkali lipat ke Irak.

 

Keterkucilan Zionis Israel selama 60 tahun di tengah negara-negara Arab memaksa rezim ini menginfiltrasi Irak. Dengan harapan dapat keluar dari keterkucilan tersebut, Zionis Israel mengirimkan warga-warganya ke Irak dan membeli kawasan strategis di Irak dengan harga yang jauh lebih mahal dari harga yang sebenarnya.

 

Meski Rezim Zionis Israel berupaya menginfiltrasi Irak, tapi rakyat negeri Kisah 1001 Malam bersama bangsa Arab lainnya tetap memandang Zionis Israel sebagai rezim penjajah. Bahkan mereka menghendaki pemboikotaan atas barang-barang Israel dan memutus hubungan dengan rezim ini. (Alireza Alatas)

 

(Sumber: IRIB)

 


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: