Kembalilah ke Tanah Air!


Kunjungan Rice ke Libya Pojokkan Iran
September 6, 2008, 12:13 pm
Filed under: Politik

Propaganda media-media massa Barat kian menyudutkan program nuklir Iran, terlebih dengan kunjungan para pejabat tinggi Barat ke kawasan. Presiden Perancis, Nicholas Sarkozy memulai kunjungannya ke Damaskus, kemudian disusul Menteri Luar Negeri AS, Condoleezza Rice, yang berkunjung ke Libia.

 

Sarkozy dalam beberapa bulan terakhir nampak berperan sebagai mediator di Timur Tengah. Dalam konferensi pers di Damaskus, Sarkozy mengakui hak bangsa Iran dalam mengoptimalkan teknologi nuklir. Namun pada saat yang sama, ia menghendaki Tehran supaya menghentikan program nuklirnya yang diistilahkan Barat dengan upaya mencapai teknologi senjata nuklir. Presiden Sarkozy juga meminta Suriah dengan menggunakan kedekatannya dengan Iran supaya meyakinkan Tehran untuk menganulir kebijakannya di bidang nuklir.

 

Menanggapi pernyataan Sarkozy, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran, Hasan Qashqavi, menyatakan bahwa senjata nuklir tidak tercantum dalam doktrin defensif Iran.

 

Media-media massa Barat berupaya mengaitkan pertemuan antara Presiden Suriah dan Presiden Sarkozy dengan masalah nuklir Iran. Bersamaan dengan itu, media-media tersebut membesar-besarkan ancaman para pejabat Zionis Israel yang digemborkan sebagai peringatan atas Iran.

 

Televisi CNN, BBC dan Aljazeera yang berbahasa Inggris dalam laporan mereka berupaya menyebut kunjungan Rice ke Libya sebagai upaya untuk mendorong Iran supaya meniru Libia yang bersedia bekerjasama dengan AS dalam menyelesaikan masalah nuklir Tripoli. Televisi CNN melaporkan, Menlu AS dengan berkunjung ke Libya, telah menyampaikan pesan bahwa negara-negara seperti Iran dan Korea Utara dapat keluar dari keterkucilan jika menyelesaikan masalah mereka dengan AS.

 

Sementara itu, Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad dalam wawancaranya dengan Televisi Jepang, NHK, hari Jumat, kembali menegaskan hak-hak nuklir Iran dan mengatakan, “Iran menganggap pemberlakuan sanksi oleh Dewan Keamanan PBB sebagai langkah inkonstitusional. ” Ahmadinejad juga mengimbau para pejabat AS dan presiden mendatang negara ini supaya membenani perilaku mereka terhadap masyarakat dunia, termasuk bangsa Iran. (Alireza Alatas)

 

(Sumber: IRIB)

 


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: