Kembalilah ke Tanah Air!


Venezuela dan Bolivia Kompak Mengusir Dubes AS
September 12, 2008, 11:28 pm
Filed under: Politik

Tidak lama setelah pemerintah Bolivia mengusir Duta Besar AS di negeri ini, Presiden Venezuela, Hugo Chavez melakukan hal yang sama. Kantor Berita Fars hari Jumat melaporkan, Chavez dalam pidatonya di hadapan warga Provinsi Carabobo, mengatakan, “Untuk menyatakan solidaritas Venezuela dengan Bolivia, Duta Besar AS untuk Venezuela dari detik ini mempunyai kesempatan 72 jam untuk meninggalkan negeri ini.” Dikatakannya pula, jika AS menyerang Venezuela, negeri ini akan menghentikan ekspor minyak ke AS.

Presiden Bolivia, Evo Morales, hari Kamis mengusir Duta Besar AS untuk Bolivia setelah terbukti melakukan konspirasi anti pemerintah negara ini.

Menurut laporan wartawan IRIB dari Karakas, Menteri Pertahanan Venezuela, Gustavo Rangel, menangkap sejumlah pejabat militer yang berniat melakukan kudeta anti pemerintah negeri ini. Dikatakannya, menyusul terbongkarnya rencana kudeta anti pemerintah, sejumlah pejabat militer ditangkap dan segera diadili.

Terkait hal ini, Kantor Berita Reuters melaporkan, Venezuela menginterogasi sejumlah pejabat militer yang disebut dalam rekaman mengenai rencana untuk membunuh Presiden Hugo Chavez. Rekaman itu dapat disebut sebagai bukti yang paling tegas dalam beberapa tahun mengenai rencana untuk menggulingkan Chavez. Para menteri dan anggota parlemen Kamis bersatu untuk mengecam rencana itu dengan menggelar konferensi pers

Dalam siaran langsung yang disiarkan di semua stasiun televisi Venezuela, Chavez memainkan rekaman audio yang ia katakan para pensiunan pejabat yang sedang membicarakan penyusupan mereka ke markas militer dan cara untuk membunuh presiden. Rekaman itu pertama ditayangkan di program televisi Venezuela, Rabu malam.

Dalam sebuah rekaman, satu suara yang dianggap berasal dari pensiunan jenderal angkatan udara Eduardo Baez menyerukan upaya bersatu untuk menggeser Chavez dari istana presiden Miraflores. Baez dalam rekaman itu mengatakan “Jika ia (Chavez) di dalam (istana), semua upaya kita harus ada di sana.” Suara rekaman itu juga menyebutkan, “Ketika ia (Chavez) tiba dari perjalanan, bagaimana meledakkannya, menangkapnya dengan pesawat terbang, atau dengan tentara, ketika ia tiba.” (Alireza Alatas)

(Sumber:IRIB)


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: