Kembalilah ke Tanah Air!


Justifikasi Kesalahan, Olmert Akui Kebijakan Keliru atas Bangsa Palestina
September 15, 2008, 10:23 pm
Filed under: Politik

 

Perdana Menteri Zionis Israel, Ehud Olmert menyebut kebijakan anti Palestina yang diterapkan oleh rezim ini sejak 1967 sebagai politik yang keliru. Dikatakannya, ia termasuk pihak yang melakukan kesalahan tersebut. Kantor Berita Al-Quds, Olmert dalam pidatonya mencela tindakan liar warga Zionis terhadap bangsa Palestina dan mengatakan, “40 tahun telah berlalu, kita telah menerapkan kebijakan keliru atas bangsa Palestina dengan berbagai alasan fiktif.”

 

Lebih lanjut Olmert mengakui bahwa dirinya telah melakukan kekeliruan. Sebab, ia menduga bahwa kawasan dari Laut Mati hingga Sungai Eufrat (Furat), milik Israel. Tapi setelah itu, ia menyadari bahwa kawasan ini harus diserahkan ke penduduk asli wilayah ini.

 

Olmert menyampaikan pidato ini bukan untuk solidaritas atas bangsa Palestina. Akan tetapi, ia berupaya melimpahkan kesalahan yang ada ke pundak para pejabat Zionis Israel.

 

Dilaporkan pula, Koran Zionis Israel melaporkan kesuksesan Departemen Pertahanan AS (Pentagon) yang menjual seribu rudal otomatis baru ke rezim ini. Kantor Berita Qudsuna mengutip Koran Haaretz, edisi Senin, melaporkan, penjualan rudal-rudal baru AS telah meningkatkan kemampuan jet-jet tempur Zionis Israel sehingga dapat membidik sasaran musuh dengan tepat.

 

Menurut Koran Haaretz, rudal-rudal itu adalah jenis GBU-39 yang didesain lebih kecil, agar bisa dibawa lebih banyak oleh pesawat tempur Israel. Bom itu mampu menghancurkan sasaran di kedalaman 6 kaki di bawah tanah.

 

Dalam perang Lebanon tahun 2006, AS terpaksa mengirimkan rudal-rudal otomatis barunya ke Israel untuk menghancurkan pertahanan Hizbullah di bawah tanah. Bulan lalu, AS melengkapi militer Israel dengan sistem pertahanan anti rudal baru yang bernama Arrow 3. Rudal generasi baru AS, Arrow 3, dapat membidik rudal yang ditembakkan ke arah Israel.

 

Koran Haaretz juga menyebutkan, “Berdasarkan kesepakatan terbaru antara AS dan Israel untuk penempatan sistem pertahanan baru anti rudal AS di Israel, sekelompok pakar dari AS akan berkunjung ke Israel.” (Alireza Alatas)

 

(Sumber: IRIB)


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: