Kembalilah ke Tanah Air!


Pemutarbalikan Fakta Nuklir Iran oleh Uni Eropa
September 25, 2008, 10:03 am
Filed under: Politik

 

Uni Eropa mengeluarkan statemen soal Iran di sidang Badan Energi Atom Internasional (IAEA) yang digelar di Wina dan mengklaim bahwa Iran mendekat ke arah kemampuan membuat hulu ledak nuklir. Dalam statemen itu disebutkan bahwa Iran pernah mempunyai program senjata nuklir di masa lalu. Peryataan itu disampaikan di saat para wakil Gerakan Non Blok (GNB) di IAEA mengeluarkan statemen yang isinya menekankan asasi seluruh negara untuk menggunakan teknologi nuklir sipil. Para wakil GNB di IAEA juga menegaskan, hak negara untuk mengembangkan teknologi nuklir sipil tidak boleh diinterpretasikan sedemikian rupa sehingga upaya itu dibatasi dan dihalang-halangi.

 

Dalam bagian statemennya, Uni Eropa menyebut penentangan Iran atas tuntutan Dewan Keamanan (DK) PBB untuk menghentikan pengayaan uranium negeri ini, sebagai sinyal bahaya. Bahkan organisasi ini mengklaim, “Dengan berlanjutnya proses ini, Iran akan memiliki bahan-bahan atom yang bisa dipilah untuk kepentingan militer.”

 

Uniknya, tudingan Uni Eropa ke Tehran dilakukan di saat negara ini berkomitmen menjalankan ketetapan-ketetapan IAEA. Bahkan tidak ada bukti yang menyatakan bahwa Iran menyimpangkan program nuklirnya untuk kepentingan selain sipil. Lebih dari itu, Dirjen IAEA dalam 12 kali laporan menegaskan status sipil nuklir Republik Islam Iran.

 

Laporan Uni Eropa sengaja mengesankan bahwa Iran tengah berupaya menguasai teknologi nuklir senjata. Imej ini merupakan klaim bohong AS yang kemudian dijadikan alat untuk menekan IAEA. Dengan cara ini, mereka secara tidak langsung meragukan kinerja dan tanggung jawab lembaga internasional yang berhubungan dengan PBB ini.

 

Mereaksi sikap Uni Eropa tersebut, Perwakilan Iran di IAEA dalam statemennya kembali menyatakan, “Sebagaimana yang sudah ditegaskan berulangkali, Republik Islam Iran sama sekali tidak mempunyai aktivitas dan bahan-bahan yang mengarah ke senjata nuklir.” Pada dasarnya, isu nuklir Iran saat ini merupakan masalah yang dipolitisir, bukan lagi masalah hukum. Sebab, IAEA sendiri menyatakan bahwa masalah nuklir Iran telah selesai. Menurut lembaga internasional ini, masalah nuklir Iran harus dikembalikan ke prosedur yang wajar. Namun IAEA terus ditekan oleh AS, sehingga lembaga internasional ini terpaksa mencantumkan serangkaian klaim infaktual soal Iran dalam agendanya.

 

Pada saat yang sama, negara-negara adidaya merupakan pihak yang membahayakan perdamaian dan keamanan dunia. Lebih dari itu, mereka terus mengembangkan perluasan senjata nuklir generasi baru dan mendukung senjata nuklir Rezim Zionis Israel. Namun Republik Islam Iran yang secara transparan dan terbuka mengembangkan teknologi nuklir untuk kepentingan sipil, malah disebut-sebut sebagai ancaman. Inilah pemutarbalikkan fakta nuklir Iran. (Alireza Alatas)

 

(Sumber: IRIB)


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: