Kembalilah ke Tanah Air!


Perdebatan Perdana Obama-McCain
September 27, 2008, 1:22 pm
Filed under: Politik

Perdebatan perdana antara kandidat presiden AS dari Partai Demokrat, Barack Obama dan kandidat asal Partai Republik, John McCain, telah digelar. Senator Obama dan McCain menjawab berbagai pertanyaan soal kebijakan luar negeri dan ekonomi, selama 90 menit. Menurut rencana, Obama dan McCain akan melakukan dua kali perdebatan lagi hingga tanggal 4 November, tepatnya hari pelaksanaan pemilihan presiden AS. Perdebatan di televisi dalam beberapa dekade terakhir ini menjadi bagian proses pertarungan kunci dan panjang bagi kedua partai AS, menjelang pemilihan presiden di negara itu. Seri perdebatan tersebut yang ditayangkan televisi AS juga menunjukkan tingkat kemampuan para kandidat.

 

Berdasarkan hasil polling, Obama jauh lebih unggul dari McCain setelah kedua kandidat berdebat di Universitas Mississippi.Televisi CNN melaporkan 52 persen responden mendukung Obama sedangkan 41 persen responden lainnya mendukung McCain. Krisis ekonomi yang melilit AS, membuat posisi tim sukses Partai Republik kian terhimpit di tengah kesulitan. Menurut mayoritas pemilih di AS, kebijakan keliru ekonomi yang diterapkan Partai Republik telah menyebabkan AS dihadapkan pada kesulitan ekonomi yang serius. Berlanjutnya dua perang besar di Irak dan Afghanistan disebut-sebut sebagai faktor keterpurukan ekonomi AS.

 

Untuk itu, Obama dalam kampanyenya menyerukan penarikan mundur pasukan AS dari Irak dalam waktu dekat. Tentu saja, seruan Obama itu disambut hangat oleh warga negeri Paman Sam. Isu Irak bukanlah satu-satunya masalah yang diangkat oleh Partai Demokrat dan Partai Republik dalam kampanye pemilihan presiden AS. Akan tetapi, kedua pihak berselisih pada masalah-masalah lainnya. Menurut para pengamat politik, pemilihan presiden mendatang mencerminkan kontradiksi perspektif politik yang cukup serius antara kedua kubu politik di negeri Paman Sam ini.

 

Dari satu sisi, kelompok neo-konservatif menghendaki berlanjutnya unilateralisme di kancah politik luar negeri dan menyebut perang di Irak dan Afghanistan sebagai satu-satunya solusi dalam menghadapi bahaya keamanan bagi AS di tingkat regional dan global. Sementara dari sisi lain, Partai Demokrat mendukung kebijakan multilateral yang pernah diterapkan Mantan Presiden AS, Bill Clinton. Bahkan partai ini meyakini bahwa kebijakan multilateral dapat menyelamatkan AS di tengah sentimen umum terhadap negara ini.

 

Meski demikian, kedua partai tersebut tidak berselisih pendapat dalam mendukung kebijakan mendasar politik luar negeri, seperti membela Rezim Zionis Israel, memojokkan Rusia dan memperluas demokrasi ala Barat. Akan tetapi kedua partai ini mempunyai cara masing-masing untuk menempuh kebijakan politik.

 

Yang jelas, rakyat AS memendam kekecewaan mendalam atas kinerja pemerintah AS saat ini. Hal inilah yang memberikan harapan kepada kubu Demokrat untuk merebut kembali Gedung Putih yang selama delapan tahun dipegang oleh kubu Republik. (Alireza Alatas)

 

(Sumber:IRIB)


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: