Kembalilah ke Tanah Air!


Perubahan Kebijakan AS, Satu-Satunya Solusi
Oktober 4, 2008, 1:03 pm
Filed under: Politik

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Manoucher Mottaki, ketika berbicara mengenai masa depan hubungan Iran dan AS pasca pemilihan presiden di negara ini, mengatakan, “Tak bisa dipungkiri bahwa Washington tak dapat melanjutkan politik arogansinya.” Ditandaskannya, “Presiden AS dari partai manapun, tidak mempunyai jalan lain kecuali mengubah perilakunya terhadap masyarakat dunia, termasuk Iran.”

Unilateralisme Presiden AS, George W. Bush, selama delapan tahun terakhir ini membuat masyarakat dunia dihadapkan pada sederet problema dan kesulitan. Dampaknya juga dapat dilihat pada krisis ekonomi AS yang semakin parah. Selain itu, pernyataan-pernyataan bohong yang disampaikan oleh para pejabat Gedung Putih guna mencapai ambisi serakah mereka, justru membuat negeri Paman Sam ini terkucil di kancah internasional. Bahkan sejumlah tokoh politik AS memperingatkan Washington supaya mengubah kebijakan sepihaknya.

Para pejabat AS menduga negara mereka sebagai satu-satunya adidaya di dunia ini. Dengan anggapan salah seperti ini, mereka seenaknya menerapkan kebijakan-kebijakan sepihak dan berupaya mencegah segala kekuatan baru di kancah regional dan internasional. Tentu saja, langkah sewenang-wenang Washington direaksi keras oleh negara-negara yang dirugikan dengan kebijakan luar negeri AS.

Kebijakan-kebijakan sepihak AS dapat disaksikan pada dukungan Washington atas Palestina pendudukan, politik perang di Afghanistan dan Irak, ketidakmampuan pemerintah Bush dalam mengatasi stabilitas dan keamanan di dua negara tersebut, intervensi dalam urusan regional Asia Tengah dan Kausasus, campur tangan dalam urusan internal berbagai negara dengan alasan memberantas jaringan terorisme. Semua itu telah mencerminkan wajah arogan AS, yang malah menimbulkan sikap sentimen warga dunia terhadap AS.

Kebijakan sewenang-wenang Washington juga tidak bisa dipungkiri dalam menyikapi Tehran. Para pejabat Gedung Putih menggunakan segala cara untuk menyingkirkan peran Republik Islam Iran di kancah internasional. Padahal kebijakan radikal Washington terhadap Iran dikritik oleh berbagai tokoh negeri ini di awal dekade 1990-an. Mereka mengimbau pemerintah AS supaya mengubah kebijakannya terhadap Iran. Pernyataan yang sama juga disampaikan lima mantan menteri luar negeri AS, baru-baru ini. Namun pandangan tersebut ditolak mentah-mentah oleh pemerintah AS saat ini. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS, Sean McCormack, dalam statemennya menyatakan tidak akan mengubah kebijakan luar negeri AS dalam menyikapi Republik Islam Iran.

Menyaksikan fenomena tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemerintah AS tidak mempunyai jalan lain kecuali mengubah kebijakan luar negerinya terhadap Iran. Perilaku para pejabat AS akan sangat berpengaruh pada hubungan antara Washington dan Iran. Tentu saja, AS tidak dapat bersikap menghendaki perundingan dengan Iran, tapi dari sisi lain, berupaya menghancurkannya. Kelicikan negeri Paman Sam inilah yang harus terus diwaspadai. (Alireza Alatas)

(Sumber: IRIB)


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: