Kembalilah ke Tanah Air!


Perjanjian Militer Zionis-Turki di Tengah Aksi Protes
Oktober 9, 2008, 12:51 pm
Filed under: Politik

 

Perjanjian militer antara Turki, Rezim Zionis Israel dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menjadi berita hangat di negeri ini. Berdasarkan perjanjian tersebut, mereka diperbolehkan menggunakan zona Turki untuk latihan militer. Sebelumnya, Todays Zaman, terbitan Turki, melaporkan, pemerintah Ankara membeli sistem pertahanan anti serangan udara S-300 dan Tor M1 dari Ukraina dan Belarusia senilai satu juta dolar AS. Seluruh sistem yang dibeli itu ditempatkan di pusat latihan militer Angkatan Udara Turki, Konya.

 

Berdasarkan data yang ada, di pusat latihan militer Konya, tidak hanya pilot-pilot Turki dilatih, tapi juga personel Anngkatan Udara Rezim Zionis Israel, Yordania dan Pakistan digembleng. Dengan demikian, pemerintah Turki mengizinkan tentara Zionis dan negara-negara Barat menggunakan kawasannya untuk ajang latihan militer dan transaksi senjata.

 

Lebih dari itu, Turki, NATO dan Zionis Israel pernah menggelar manuver militer bersama. Tentu saja, latihan militer yang digelar di negeri Turki berdampak negatif pada opini umum negeri ini. Rakyat Turki yang cukup agamis tentunya menentang segala kerjasama dengan Rezim Zionis Israel. Yang lebih mengejutkan lagi, latihan militer gabungan tersebut dilakukan di pangkalan terbesar latihan militer angkatan udara Turki di Provinsi Konya.

 

Bersamaan dengan manuver gabungan tersebut, kalangan politisi, khususnya Partai Saadet di Turki, mengkritik keras langkah yang ditempuh militer negeri ini. Salah satu pejabat Partai Saadet yang juga kelompok Islam terkuat di Turki mengatakan, ” Jet tempur F-16 milik Israel telah membombardir Lebanon dan Palestina. Kini, tentara-tentara Zionis menggelar latihan perang di zona udara Konya dan kota Maolana. Melalui manuver tersebut, mereka berlatih membombardir kawasan-kawasan muslim.”

 

Di tengah kondisi seperti ini, perjanjian militer antara Ankara, Tel Aviv dan NATO yang memperbolehkan latihan militer di zona udara Turki, tentunya menimbulkan aksi protes dari kalangan masyarakat negara ini. Mengingat adanya infiltrasi tentara Israel dan AS di Irak utara, opini umum negara ini menilai dukungan mereka terhadap PKK sebagai penyebab berlanjutnya eksistensi kelompok separatis di negeri ini.

 

Aksi protes warga Turki atas kebijakan sewenang-wenang AS di kawasan memaksa pemerintah Ankara memanggil Duta Besar AS untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Untuk itu, tidak bisa dipungkiri bahwa kerjasama baru militer antara Turki dan Rezim Zionis Israel mengundang reaksi baru ummat Islam di negeri ini. Bagi rakyat Turki, perjanjian militer dengan Zionis Israel merupakan hal yang tak dapat diterima. (Alireza Alatas)

 

(Sumber:IRIB)


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: