Kembalilah ke Tanah Air!


Detik-Detik Menanti Perubahan Politik di AS
November 5, 2008, 8:08 am
Filed under: Politik

Pemilihan presiden AS, anggota Kongres dan gubernur-gubernur AS digelar hari ini, tepatnya tanggal 4 November setelah hampir 22 bulan pertarungan ketat antarkandidat presiden. Dalam pemilu kali ini, sekitar 130 juta warga AS akan memilih presiden mendatang mereka. Berdasarkan laporan dalam pemilihan lebih awal yang digelar di beberapa wilayah negeri ini, kandidat presiden AS dari Partai Demokrat, Barack Obama mengantongi 57 persen suara. Jika hasil ini dapat bertahan hingga akhir pelaksanaan pemilihan presiden, Obama akan menjadi presiden AS ke-44. Jika Obama menang dalam pemilihan presiden AS, ia adalah seorang Afrika-Amerika yang pertama kali menjadi presiden AS. Dilaporkan pula, Obama mengalahkan calon presiden partai Republik John McCain dengan keunggulan 15-6 di Dixville Notch. Ini untuk pertama kali calon Demokrat meraih kemenangan di Dixville Notch sejak 1968. Sedangkan di kota kecil lainnya, Hart’s Location, Obama meraih 17 suara, McCain kebagian 10 suara. Padahal Hart’s Location memenangkan setiap calon Republik sejak mengadakan pemilihan awal pada 1996.

 

Dalam pemilihan Kongres, para kandidat antara Partai Republik dan Partai Demokrat juga bersaing ketat memperebutkan kursi Kongres AS. Selain memilih presiden mendatang AS, warga AS memilih 435 anggota DPR dan 35 senator dari seratus anggota Senat dan sepertiga gubernur dalam pemilihan spektakuler AS. Partai Demokrat berupaya mengantongi sembilan kursi di pemilihan Senat. Dengan mengantongi sembilan kursi tersebut, Partai Demokart dapat meraih 60 kursi Senat yang merupakan angka emas dan mencapai suara mayoritas di Senat setelah 30 tahun. Untuk menggagalkan hak veto presiden dibutuhkan minimal dua pertiga kursi di DPR dan Senat AS. Jika Gedung Putih, DPR dan Senat dapat dikuasai oleh Partai Demokrat dalam pemilihan umum kali ini, Partai Demokrat akan memiliki kekuatan luar biasa yang belum pernah terjadi dalam sejarah pemerintah AS.

 

Sementara itu, sejumlah pengamat politik berpendapat bahwa kekuatan tunggal Partai Demokrat dan ketidakseimbangan kekuatan antara Partai Demokrat dan Partai Republik akan melemahkan landasan demokrasi di negeri Paman Sam ini. Tahun 2008 dapat dikatakan sebagai tahun istimewa bagi Partai Demokrat menyusul kebijakan sembrono Partai Republik selama delapan tahun terakhir ini. Sikap anti-pati warga AS atas Partai Republik cukup beralasan. Kekacauan di bidang keamanan, ekonomi, dan sosial telah membuat warga AS berpaling dari Partai Republik dan memilih Partai Demokrat.

 

Hingga kini, nasib kedua kandidat AS belum dapat dipastikan. Tim sukses Partai Republik terus berjuang menggelar polling-polling independen hingga detik-detik akhir menjelang pelaksanaan pemilu secara resmi. Partai Republik berharap dapat mengantongi suara mayoritas dari kalangan kulit putih di negara bagian Pennsylvania dan Virginia.

 

Pemungutan suara pemilu AS berakhir pukul 19.00-21.00 (Rabu pukul 07.00-09.00 WIB). Batas waktu pemungutan suara dapat mundur sesuai kebijakan otoritas setempat jika alasannya adalah masih banyak calon pemilih mengantre menjelang waktu penutupan.

 

Yang terpenting, bagaimana presiden terpilih AS baik dari Partai Demokrat maupun Partai Republik menyikapi sederet problema negeri ini seperti krisis keuangan di Wall Street dan perang Irak.

 

 

 


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: